artikel

IMAN DI TENGAH KAPAL YANG KANDAS

Dalam perjalanannya, Paulus menghadapi badai yang membuat kapalnya terombang-ambing dengan hebat. Sama seperti apa yang dialami oleh Paulus, terkadang Tuhan memang mengizinkan badai kehidupan terjadi agar kita semakin bergantung kepada-Nya. Sebagai orang beriman, kita harus ingat bahwa Tuhan tetap memegang kendali, di saat segala sesuatu terasa seperti lepas kendali. Kapal boleh saja kandas, tetapi iman kita janganlah turut kandas! Keadaan tidak tentu bisa kita kendalikan, tetapi iman kita ada dalam kendali sendiri. Tantangan pekerjaan, kondisi keuangan dan kesehatan, atau apapun krisis kehidupan yang mendera, iman kita itulah yang mengalahkan dunia. Oleh sebab itu, tetaplah percaya! Siapa yang hidup oleh iman, hidup

Baca Lebih Lanjut

BAGAIMANA DOA DIJAWAB

Di jaman yang tak menentu ini, banyak orang meragukan kekuatan doa. Namun sebagai orang percaya, kita justru harus menguatkan iman kita melalui berdoa. Karena doa adalah saluran yang menghubungkan kita dengan Tuhan untuk menyatakan keinginan-keinginan kita kepada Tuhan. Kehidupan doa tidak bisa tanpa ayat Matius 7:7, dan inilah tiga tindakan berdoa:1. MintalahInilah tingkatan dalam berdoa yang paling mudah. Tinggal meminta saja dan menerima dengan cuma-cuma.2. CarilahAda usaha lebih untuk membayar harganya hingga menerima jawaban doa.3. KetoklahRela berjuang untuk mendapatkannya sekalipun harus sampai “berdarah-darah.” Semua tindakan berdoa ini dibutuhkan iman karena orang yang meminta pasti berlanjut mencari dan berakhir dalam sebuah tindakan nyata.

Baca Lebih Lanjut

Indonesians for the Nations

Di dalam sejarah perjalanan misionarisnya, Paulus menjelajah kota-kota besar karena tempat-tempat tersebut sangatlah berpengaruh. Dia percaya bahwa dengan memenangkan kota-kota tersebut akan mempercepat penyebaran injil. Oleh karena itu, jika Anda adalah diaspora Indonesia, bukan kebetulan Tuhan menempatkan Anda di mancanegara. Pasti ada maksud Ilahi di dalamnnya dan Allah mau kita berbuah di manapun kita ditempatkan.   Walaupun kondisi sedang sulit karena pandemi Covid-19, Anda harus tetap kuat dalam visi karena visi itulah keamanan. Tuhan menempatkan Anda di mancanegara untuk hidup dalam kemenangan, bukan menjadi pecundang yang fokus untuk menyelamatkan diri dan hidup bagi diri sendiri. Tuhan memanggil Anda bukan untuk bertahan hidup,

Baca Lebih Lanjut

DIPOTONG DAN DIBERSIHKAN

Kita sudah sering mendengar firman Tuhan mengenai pokok anggur yang benar di Yohanes 15:1-8. Namun sebelum kita berbuah, dibutuhkan sebuah pengakuan, yaitu akuilah Tuhan di dalam setiap perbuatan kita. Tuhan Yesus adalah Pokok Anggur yang benar, itu berarti pokoknya Tuhan Yesus selalu benar. Dan kita ini hanyalah carang-Nya, yakni alat atau kepanjangan tangan-Nya.  Tanggung jawab kita sebagai carang adalah terus berbuah. Dan di mana pun kita berada, sebagai carang-Nya, kita harus menjadi wakil Tuhan yang benar di hadapan manusia. Sebagai ranting dari pokok anggur, ada dua hal yang bisa terjadi pada kita, yaitu ketika kita tidak berbuah, kita dipotong dan ketika

Baca Lebih Lanjut

HIKMAT SABAT

Makna Sabat bukanlah soal memelihara hari tertentu, melainkan menyisihkan waktu agar kita bisa fokus kepada Tuhan. Sabat adalah menunggu dan menanti-nantikan Tuhan. Ada dua konteks Sabat:  1. Sela (Sabat dalam konteks mikro)Sabat bukan berarti tidak melakukan apa-apa atau berhenti beraktivitas. Sabat itu Sela, yakni berhenti sejenak serta memilih-milih aktifitas yang berguna untuk mempersiapkan kita agar lebih segar ketika kembali sibuk dan bekerja. 2. Yobel (Sabat dalam konteks makro)Sabat besar ialah Tahun Yobel, yang terjadi setiap 49 tahun sekali di mana tanah, hewan, buruh, pajak, dan segala sesuatu diistirahatkan agar dapat dinikmati. Justru di hari Sabat, lakukanlah apa yang di luar kebiasaan,

Baca Lebih Lanjut

HADIRAT TUHAN DI RUMAH DAN DI GEREJA

Hadirat Tuhan di Rumah “Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?” Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau.” (Keluaran 33:15-17)  Begitu rindunya hati Musa akan hadirat Allah, sehingga dia tidak mau Tanah Perjanjian jika Tuhan tidak ada

Baca Lebih Lanjut

TUHAN GEMBALAKU YANG BAIK

“Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku” (Mazmur 23:1). Kenali sungguh-sungguh siapa Tuhan di hidup kita. Hari-hari ini janganlah fokus pada apa yang Tuhan bisa lakukan untuk kita. Fokuslah pada siapa diri Tuhan pada kehidupan kita. Kita boleh beriman atau meminta, namun di atas segala itu kenali pribadi-Nya, bukan hanya pekerjaan-Nya.  Sebagai gembala, Tuhan yang menyediakan bagi kita. Ketika kita kenal karakter Tuhan, kita menaruh pondasi iman yang kokoh. Jika iman kita teguh pada-Nya, kita tidak akan goyah. Orang yang menjadikan Tuhan sebagai Gembalanya tidak akan kekurangan karena: 1. Jika ada sesuatu apapun yang hilang, asal bukan karena dosa, pasti ada

Baca Lebih Lanjut

IMAN DI TENGAH KRISIS KEHIDUPAN – PART 2

Tiga sikap hati yang harus dimiliki di tengah krisis kehidupan:   1. Iman yang teguh.  2. Jujur dengan kondisi dan perasaan.  3. Penguasaan diri di tengah ketidakpastian.   Janganlah mencurigai atau menuduh Tuhan untuk krisis kehidupan yang sedang kita alami. Justru kita butuh Tuhan di saat-saat seperti itu. Segala pikiran negatif tentang Tuhan tidaklah terbukti, karena rancangan-Nya bukanlah rancangan kecelakaan atas kita.    Tuduhan setan terhadap manusia di hadapan Tuhan adalah:  1. Mereka hanya mencintai dirinya sendiri.  2. Mereka takut mati dan bukan takut Tuhan. Mari kita buktikan bahwa Setan salah tentang kita. Jadilah Kristen yang sejati, yang mencintai Tuhan dan bukan dirinya sendiri!    Lidah adalah nakhoda seluruh tubuh yang berkuasa memutarbalikkan

Baca Lebih Lanjut

IMAN DI TENGAH KRISIS KEHIDUPAN – PART 1

Jangan pernah sekali-kali menaruh rasa curiga pada Tuhan. Dia sangat mengasihi kita dan selalu memikirkan apa yang terbaik untuk hidup kita, jauh sebelum kita sendiri sanggup memikirkannya. Tuhan menyediakan kita sebagai jawaban bagi hidup orang lain.   Di tengah krisis kehidupan, kita harus menjadi bagian dari solusi dan bukan problema. Jadilah jawaban bagi pergumulan orang lain, sebab tugas kita adalah menjernihkan dan bukan memperkeruh masalah dunia. Apa saja yang bisa kita pelajari dari kehidupan Ayub?  1. Kemakmuran dan kesalehan harus berjalan bersama.“Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus

Baca Lebih Lanjut

PAULUS DAN SILAS DI TENGAH PENJARA

Firman Tuhan dalam kitab Kisah Para Rasul 16:23-32 berkata, "Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat

Baca Lebih Lanjut

KITAB WAHYU AKHIR JAMAN - HIDUP MAKSIMAL SETIAP HARI (PART 1)

Kitab Wahyu sangat indah karena berpusat pada Yesus Kristus, bukan Antikristus. Jadi, kitab ini bukan hanya wahyu tentang masa depan tetapi juga wahyu untuk masa kini, agar kita hidup maksimal setiap hari! Yesus bukan hanya tahu masa lalu kita, Dia juga pegang masa depan kita. Dialah yang memberikan pewahyuan kepada Rasul Yohanes tentang apa yang harus dan akan terjadi pada dunia. Yesus tidak harus mewahyukan semua yang akan terjadi di depan kita, sebab belum tentu kita siap untuk memerimanya. Yang pasti, Tuhan Yesus akan mewahyukan kepada kita sesuai dengan takaran iman kita. Agar kasih karunia bertambah, Yesus harus menjadi pusat dari kehidupan,

Baca Lebih Lanjut

KITAB WAHYU AKHIR JAMAN - HIDUP MAKSIMAL SETIAP HARI (PART 2)

Jemaat Efesus"Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” (Wahyu 2:1-4) Kitab Wahyu adalah surat kepada Tujuh

Baca Lebih Lanjut

KITAB WAHYU AKHIR JAMAN - HIDUP MAKSIMAL SETIAP HARI (PART 3)

Kepada Jemaat di Sardis"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. (Wahyu 3:1-2) Tuhan ingin kita menyelesaikan apa yang kita mulai. Jangan selalu hidup di hari esok, kerjakanlah hari ini. Tuhan tidak menuntut performa kita sempurna, tapi sempurnakanlah apa yang kita kerjakan. Gereja Sardis itu mati dan kering secara rohani. Kematian rohani biasanya terjadi karena seseorang tidak menjaga apa

Baca Lebih Lanjut

KITAB WAHYU AKHIR JAMAN - HIDUP MAKSIMAL SETIAP HARI (PART 4)

Dalam pujian dan penyembahan ada banyak pewahyuan. Hadirat Allah sangatlah relevan untuk hidup sehari-hari. Janganlah pernah merasa sesuatu yang tidak kelihatan itu tidak berguna. Oksigen tidaklah kelihatan, tapi pernahkah kita membayangkan Allah mencabutnya dari kita? Segala sesuatu yang di bumi sebenarnya ada patrunnya di sorga. Saat penuh dari masalah, masuklah ke hadirat Tuhan, akan ada damai sejahtera setelah kita menyembah. Sekalipun masalah tidak langsung selesai, tetapi Tuhan sudah menaruh pewahyuan dalam hati kita.  Hiduplah setiap hari seolah-olah hari ini kita akan wisuda. Jika kita meninggal dunia sekarang atau Tuhan Yesus datang, takhta suci yang ditulis di kitab Wahyu tidak akan menjadi

Baca Lebih Lanjut

Kepemimpinan Kristus di Dunia Sekuler

Christ’s Leadership in the Secular World By: Philip Mantofa                   After they had gone a long time without food, Paul stood up before them and said: “Men, you should have taken my advice not to sail from Crete; then you would have spared yourselvesthis damage and loss. But now I urge you to keep up your courage, because not one of you will be lost; only the ship will be destroyed. Last night an angel of the God to whom I belong and whom Iserve stood beside me and said, ‘Do not be afraid, Paul. You

Baca Lebih Lanjut

Love that Lasts Forever

Love that Lasts Forever   “Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur” Kidung Agung 1:2   Jika salah satu pertanyaan yang paling umum di antara kawula muda adalah “Siapakah pasangan hidupku?” maka, bagi pasangan yang sudah menikah, pertanyaan berikut ini lebih relevan: “Bagaimanakah caranya menjalin cinta yang abadi?” Memang betul romance membuat pernikahan indah, tetapi dibutuhkan lebih dari itu untuk mempertahankan kebahagiaan sebuah pernikahan untuk waktu yang lama! Dengan segala hikmat yang Tuhan berikan kepadanya, Salomo menuliskan sebuah buku harian tentang cinta yang abadi di dalam kitab Kidung Agung. Tidaklah kebetulan jika kitab Kidung Agung dibuka dengan sebuah “wedding kiss”

Baca Lebih Lanjut

Ezra 2

Ezra 2-Kembali ke RencanaNya- “Inilah orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan, yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing ke kotanya. Mereka datang bersama-sama Zerubabel, Yesua, Nehemia, Seraya, Reelaya, Mordekhai, Bilsan, Mispar, Bigwai, Rehum dan Baana. Inilah daftar orang-orang bangsa Israel”(Ezra 2: 1-2) Selamat datang di yellow pages-nya kitab Ezra!Firman seperti yang di atas mungkin menjadi ayat-ayat yang paling sering dilompati oleh pembaca Alkitab. Bahkan, saya yakin pernah terlintas di pikiran kita pertanyaan seperti “Apa pentingnya ayat-ayat seperti ini? Apa hubungannya dengan saya?” Ijinkanlah saya memberitahukan sebuah pewahyuan Roh

Baca Lebih Lanjut

Ezra 1

Kembali ke RencanaNya-Seri Pengajaran Kitab Ezra- “Pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia, sehingga disiarkan di seluruh kerajaan Koresh secara lisan dan tulisan pengumuman ini: "Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, Allahnya menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke Yerusalem, yang terletak di Yehuda, dan mendirikan rumah TUHAN. Allah Israel, yakni Allah yang diam di Yerusalem.”Ezra 1:

Baca Lebih Lanjut

How to Squeeze 365 Days into One Sentence

How to Squeeze 365 Days into One Sentence I usually name each coming year in one sentence according to God’s promises that I have received for it. These promises are not superstitious for they comprise of God’s vision and my responsibility. After a careful evaluation of the passing year, of what I have and have not achieved in Christ, prayerfully I come up with a sentence which summarizes and is shortened version of God’s spoken message to me about the next 365 days ahead. And 2014 is, to me and my church, the year of Maturity and Multiplication! Why do I

Baca Lebih Lanjut

5 Pesan Bapa untuk 2014

5 PESAN BAPA  UNTUK 2014     Shalom kepada anda yang dikasihi oleh Tuhan!   Memasuki detik-detik pergantian tahun baru menandakan sudah saatnya bagi kita untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tahun 2013. Namun, ini bukanlah akhir dari “The Year of Maturity and Multiplication” (Tahun Kedewasaan Rohani dan Multiplikasi). Saya percaya jika kita menoleh ke belakang sebentar saja, kita akan melihat bahwa buah roh kita sudah jauh lebih matang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dalam hal multiplikasi pun tidak perlu diragukan lagi, Tuhan sudah mengerjakannya dan akan terus membawa kita kepada angka yang lebih besar di tahun mendatang!   Kepada anak-anak yang dikasihiNya, yaitu anda dan saya, inilah lima pesan

Baca Lebih Lanjut